BANDUNG — Tokoh Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan empat fokus utama dalam arah pembangunan Provinsi Jawa Barat ke depan. Fokus tersebut mencakup sektor pendidikan, infrastruktur, pertanian, hingga penguatan industri sebagai pilar pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam pemaparannya, Dedi menekankan bahwa sektor pendidikan menjadi fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Ia mendorong peningkatan kualitas sekolah, pemerataan akses pendidikan, serta penguatan karakter generasi muda.
“Pendidikan harus menjadi prioritas agar kita memiliki SDM yang siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.
Selain itu, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian penting, khususnya dalam mendukung konektivitas antarwilayah di Jawa Barat. Menurutnya, akses jalan, transportasi, dan fasilitas publik yang memadai akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
Di sektor pertanian, Dedi menyoroti pentingnya modernisasi dan perlindungan terhadap petani lokal. Ia mengusulkan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas serta memastikan keberlanjutan sektor pangan.
Sementara itu, penguatan industri menjadi fokus keempat yang tak kalah penting. Dedi menyebut bahwa Jawa Barat memiliki potensi besar sebagai pusat industri nasional, sehingga perlu didukung dengan kebijakan yang pro-investasi dan ramah terhadap pelaku usaha.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan di Jawa Barat. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan berbagai program yang dirancang dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemaparan ini menjadi bagian dari upaya merumuskan arah pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif, sejalan dengan kebutuhan masyarakat Jawa Barat yang terus berkembang.
















