BADUNG — Dua wisatawan asal Rusia dilaporkan terjebak di bawah tebing kawasan Uluwatu, Kabupaten Badung, Bali. Keduanya berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan menggunakan helikopter setelah upaya penyelamatan melalui jalur darat dinilai berisiko tinggi.
Peristiwa tersebut terjadi saat kedua turis diduga mencoba menuruni area tebing untuk mencapai pantai tersembunyi di bawahnya. Namun, kondisi medan yang curam dan licin membuat mereka tidak dapat kembali naik ke atas.
Warga dan wisatawan lain yang melihat kejadian itu segera melaporkan kepada petugas. Tim SAR yang tiba di lokasi sempat melakukan asesmen untuk menentukan metode evakuasi terbaik. Mengingat lokasi korban berada di titik yang sulit dijangkau serta berisiko longsor, diputuskan penggunaan helikopter untuk mempercepat proses penyelamatan.
“Evakuasi dilakukan dengan air rescue karena akses darat sangat terbatas dan membahayakan tim maupun korban,” ujar salah satu petugas SAR di lokasi.
Proses evakuasi berlangsung dramatis, di mana satu per satu korban diangkat menggunakan tali dari bawah tebing menuju helikopter. Keduanya dilaporkan dalam kondisi selamat, meskipun mengalami kelelahan dan luka ringan.
Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung mendapatkan pemeriksaan medis dari tim kesehatan. Tidak ditemukan luka serius, namun keduanya tetap disarankan untuk menjalani observasi lebih lanjut.
Pihak berwenang mengimbau wisatawan untuk selalu mematuhi rambu keselamatan dan tidak nekat mengakses area berbahaya, terutama di kawasan tebing yang terkenal ekstrem seperti Uluwatu. Kejadian ini menjadi pengingat penting akan risiko wisata ekstrem tanpa persiapan dan pengawasan yang memadai.
















