• Latest
  • Trending
Asal-usul Banten: Jejak Berdirinya Kesultanan yang Pernah Menguasai Jalur Perdagangan Nusantara

Asal-usul Banten: Jejak Berdirinya Kesultanan yang Pernah Menguasai Jalur Perdagangan Nusantara

Agustus 6, 2026
Soroti Dugaan Masalah Perizinan dan Kualitas Air,  KNPI Pandeglang Desak OPD Bertindak tegas

Soroti Dugaan Masalah Perizinan dan Kualitas Air, KNPI Pandeglang Desak OPD Bertindak tegas

Oktober 25, 2026
Permudah Akses dan Dongkrak Ekonomi, Warga Dukung Pembangunan Jalan Bang Andra

Permudah Akses dan Dongkrak Ekonomi, Warga Dukung Pembangunan Jalan Bang Andra

Oktober 25, 2026

Seorang Ibu Angkat Bicara Terkait Berita Akun Tiktok Serang Timur Yang Diduga Menayangkan Berita Tak Berimbang

Oktober 24, 2026
Diduga Dikelola Sinaga & Sihombing, AWI Rohil Desak Kapolda Tutup Penampungan CPO Ilegal

Diduga Dikelola Sinaga & Sihombing, AWI Rohil Desak Kapolda Tutup Penampungan CPO Ilegal

Oktober 22, 2026
Tim JaksaAgung Muda Pidana Militer Audiensi dengan Pangdam I/BB di Medan

Tim JaksaAgung Muda Pidana Militer Audiensi dengan Pangdam I/BB di Medan

Oktober 22, 2026
Bank Banten dan BAZNAS Provinsi Banten Perkuat Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Bank Banten dan BAZNAS Provinsi Banten Perkuat Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Oktober 21, 2026
Keluarga Besar ARRA LAW FIRM Pererat Silahturahmi dan Persaudaraan

Keluarga Besar ARRA LAW FIRM Pererat Silahturahmi dan Persaudaraan

Oktober 20, 2026
Diduga Wanita Pelakor Berinisial FFR Oknum Pegawai BJB Cabang Rangkasbitung, Konon Kabarnya Pindah Ke BB Cabang Rangkasbitung

Diduga Wanita Pelakor Berinisial FFR Oknum Pegawai BJB Cabang Rangkasbitung, Konon Kabarnya Pindah Ke BB Cabang Rangkasbitung

Oktober 20, 2026
Peternak Ikan Terancam Bangkrut Kerugian Puluhan Juta Diduga Akibat Dampak Dari Bedolan Ciujung Pamarayan

Peternak Ikan Terancam Bangkrut Kerugian Puluhan Juta Diduga Akibat Dampak Dari Bedolan Ciujung Pamarayan

Oktober 18, 2026
Meriahkan HUT Ke-26 Banten, Wagub Dimyati Jadikan Catur Cerminan Kerja Birokrasi

Meriahkan HUT Ke-26 Banten, Wagub Dimyati Jadikan Catur Cerminan Kerja Birokrasi

Oktober 8, 2026
Pers GWI dan Kepolisian: Membangun Komunikasi Humanis dan Transparan Bagi Masyarakat Cilegon

Pers GWI dan Kepolisian: Membangun Komunikasi Humanis dan Transparan Bagi Masyarakat Cilegon

Oktober 7, 2026
Wagub Dimyati Paparkan Strategi Pemprov Banten Perkuat Ketahanan Pangan ke Peserta Sespimti Polri

Wagub Dimyati Paparkan Strategi Pemprov Banten Perkuat Ketahanan Pangan ke Peserta Sespimti Polri

Oktober 7, 2026
Retail
Minggu, Oktober 25, 2026
Subscription
Advertise
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI/Polri
  • Umum
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Agama
  • Ekonomi
No Result
View All Result
KPN News
No Result
View All Result

Asal-usul Banten: Jejak Berdirinya Kesultanan yang Pernah Menguasai Jalur Perdagangan Nusantara

Asal-usul Banten: Jejak Berdirinya Kesultanan yang Pernah Menguasai Jalur Perdagangan Nusantara

by Redaksi KPN
Agustus 6, 2026
in Daerah, Umum
0
Asal-usul Banten: Jejak Berdirinya Kesultanan yang Pernah Menguasai Jalur Perdagangan Nusantara

KPN News.my.id , LEBAK – Banten dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Sebelum menjadi provinsi seperti saat ini, wilayah Banten merupakan pusat lahirnya sebuah kerajaan Islam besar yang memiliki pengaruh kuat di bidang perdagangan, pelayaran, dan penyebaran agama Islam, yakni Kesultanan Banten.

YOU MAY ALSO LIKE

Soroti Dugaan Masalah Perizinan dan Kualitas Air, KNPI Pandeglang Desak OPD Bertindak tegas

Permudah Akses dan Dongkrak Ekonomi, Warga Dukung Pembangunan Jalan Bang Andra

Berawal dari Wilayah Kerajaan Sunda
Sebelum berdirinya Kesultanan Banten, kawasan Banten merupakan bagian dari Kerajaan Sunda (Pajajaran).

Saat itu, wilayah Banten Girang menjadi pusat pemerintahan pedalaman, sedangkan pelabuhan Banten berkembang sebagai jalur perdagangan penting yang ramai disinggahi para pedagang dari berbagai daerah dan mancanegara.

Memasuki awal abad ke-16, penyebaran Islam di pesisir barat Pulau Jawa semakin berkembang.

Tokoh utama yang berperan dalam proses tersebut adalah Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati, bersama putranya Pangeran Sabakingkin yang kemudian dikenal sebagai Sultan Maulana Hasanuddin.

Dengan dukungan Kesultanan Demak, wilayah Banten berhasil dikuasai dan menjadi pusat pemerintahan Islam baru.

Berdirinya Kesultanan Banten

Sekitar tahun 1552 M, Maulana Hasanuddin dinobatkan sebagai sultan pertama sekaligus pendiri Kesultanan Banten.

Di bawah kepemimpinannya, Banten berkembang pesat menjadi kerajaan maritim yang kuat dan pusat perdagangan lada terbesar di Nusantara.

Pelabuhan Banten menjadi tempat singgah kapal-kapal dagang dari Arab, Persia, India, Tiongkok, Turki, hingga bangsa Eropa seperti Portugis, Inggris, dan Belanda.

Selain memperkuat perdagangan, Sultan Maulana Hasanuddin juga membangun pusat pemerintahan, memperluas penyebaran Islam, serta meletakkan dasar pemerintahan yang kemudian diteruskan oleh para sultan berikutnya.

Masa Kejayaan Kesultanan

Puncak kejayaan Kesultanan Banten terjadi pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa (1651–1683). Pada masa ini, Banten menjadi salah satu kerajaan paling makmur di Asia Tenggara.

Armada lautnya kuat, perdagangan berkembang pesat, dan hubungan diplomatik terjalin dengan berbagai negara.

Sultan Ageng Tirtayasa juga dikenal gigih menentang monopoli dagang VOC Belanda. Namun konflik internal antara Sultan Ageng Tirtayasa dan putranya, Sultan Haji, dimanfaatkan VOC untuk memperkuat pengaruhnya di Banten sehingga kekuatan kesultanan perlahan melemah.

Warisan Sejarah yang Masih Berdiri

Meski Kesultanan Banten akhirnya kehilangan kekuasaannya pada masa kolonial, berbagai peninggalan bersejarah masih dapat disaksikan hingga kini. Di antaranya Masjid Agung Banten, Keraton Surosowan, Keraton Kaibon, Benteng Speelwijk, serta kompleks makam para sultan yang menjadi destinasi wisata sejarah dan religi.

Warisan tersebut menjadi bukti bahwa Banten pernah menjadi salah satu pusat peradaban Islam, perdagangan internasional, dan kekuatan maritim penting di Nusantara.

Menjaga Warisan Leluhur

Sejarah berdirinya Kesultanan Banten mengajarkan pentingnya persatuan, kepemimpinan, serta kemampuan memanfaatkan potensi daerah tanpa meninggalkan nilai budaya dan agama.

Semangat para pendiri Banten menjadi inspirasi bagi generasi masa kini untuk terus menjaga warisan sejarah sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat Banten serta Indonesia. (Red)

ShareSend

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search

No Result
View All Result

Recent News

Soroti Dugaan Masalah Perizinan dan Kualitas Air,  KNPI Pandeglang Desak OPD Bertindak tegas

Soroti Dugaan Masalah Perizinan dan Kualitas Air, KNPI Pandeglang Desak OPD Bertindak tegas

Oktober 25, 2026
Permudah Akses dan Dongkrak Ekonomi, Warga Dukung Pembangunan Jalan Bang Andra

Permudah Akses dan Dongkrak Ekonomi, Warga Dukung Pembangunan Jalan Bang Andra

Oktober 25, 2026

Seorang Ibu Angkat Bicara Terkait Berita Akun Tiktok Serang Timur Yang Diduga Menayangkan Berita Tak Berimbang

Oktober 24, 2026
KPN News

© 2026 Kompas Penjuru Nusantara - Website by D-IT Development

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI/Polri
  • Umum
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Agama
  • Ekonomi

© 2026 Kompas Penjuru Nusantara - Website by D-IT Development