• Latest
  • Trending

Difitnah, Derajat Prof Paiman Raharjo Justru akan Diangkat Tinggi oleh Kebenaran

Juli 12, 2025
Diduga Dikelola Sinaga & Sihombing, AWI Rohil Desak Kapolda Tutup Penampungan CPO Ilegal

Diduga Dikelola Sinaga & Sihombing, AWI Rohil Desak Kapolda Tutup Penampungan CPO Ilegal

Oktober 22, 2026
Tim JaksaAgung Muda Pidana Militer Audiensi dengan Pangdam I/BB di Medan

Tim JaksaAgung Muda Pidana Militer Audiensi dengan Pangdam I/BB di Medan

Oktober 22, 2026
Bank Banten dan BAZNAS Provinsi Banten Perkuat Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Bank Banten dan BAZNAS Provinsi Banten Perkuat Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Oktober 21, 2026
Keluarga Besar ARRA LAW FIRM Pererat Silahturahmi dan Persaudaraan

Keluarga Besar ARRA LAW FIRM Pererat Silahturahmi dan Persaudaraan

Oktober 20, 2026
Diduga Wanita Pelakor Berinisial FFR Oknum Pegawai BJB Cabang Rangkasbitung, Konon Kabarnya Pindah Ke BB Cabang Rangkasbitung

Diduga Wanita Pelakor Berinisial FFR Oknum Pegawai BJB Cabang Rangkasbitung, Konon Kabarnya Pindah Ke BB Cabang Rangkasbitung

Oktober 20, 2026
Peternak Ikan Terancam Bangkrut Kerugian Puluhan Juta Diduga Akibat Dampak Dari Bedolan Ciujung Pamarayan

Peternak Ikan Terancam Bangkrut Kerugian Puluhan Juta Diduga Akibat Dampak Dari Bedolan Ciujung Pamarayan

Oktober 18, 2026
Meriahkan HUT Ke-26 Banten, Wagub Dimyati Jadikan Catur Cerminan Kerja Birokrasi

Meriahkan HUT Ke-26 Banten, Wagub Dimyati Jadikan Catur Cerminan Kerja Birokrasi

Oktober 8, 2026
Pers GWI dan Kepolisian: Membangun Komunikasi Humanis dan Transparan Bagi Masyarakat Cilegon

Pers GWI dan Kepolisian: Membangun Komunikasi Humanis dan Transparan Bagi Masyarakat Cilegon

Oktober 7, 2026
Wagub Dimyati Paparkan Strategi Pemprov Banten Perkuat Ketahanan Pangan ke Peserta Sespimti Polri

Wagub Dimyati Paparkan Strategi Pemprov Banten Perkuat Ketahanan Pangan ke Peserta Sespimti Polri

Oktober 7, 2026
Musim Hujan Mundur hingga Desember, Pemprov Banten Siagakan Modifikasi Cuaca

Musim Hujan Mundur hingga Desember, Pemprov Banten Siagakan Modifikasi Cuaca

Oktober 7, 2026
Strategi Pemprov Banten 2027: Tekan Kemiskinan lewat SDM Unggul dan Infrastruktur

Strategi Pemprov Banten 2027: Tekan Kemiskinan lewat SDM Unggul dan Infrastruktur

Oktober 6, 2026
Pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Banten Tertinggi Kedua se-Indonesia

Pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Banten Tertinggi Kedua se-Indonesia

Oktober 6, 2026
Retail
Jumat, Oktober 23, 2026
Subscription
Advertise
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI/Polri
  • Umum
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Agama
  • Ekonomi
No Result
View All Result
KPN News
No Result
View All Result

Difitnah, Derajat Prof Paiman Raharjo Justru akan Diangkat Tinggi oleh Kebenaran

by admin
Juli 12, 2025
in Peristiwa
0

KPN News – Jakarta

Oleh: Budi Puryanto, Alumni Teknik Kimia ITS, Pemimpin Redaksi zonasatunews.com

YOU MAY ALSO LIKE

Diduga Wanita Pelakor Berinisial FFR Oknum Pegawai BJB Cabang Rangkasbitung, Konon Kabarnya Pindah Ke BB Cabang Rangkasbitung

Peternak Ikan Terancam Bangkrut Kerugian Puluhan Juta Diduga Akibat Dampak Dari Bedolan Ciujung Pamarayan

Di tengah riuh politik dan hiruk-pikuk informasi digital, nama Prof Paiman Raharjo kembali mencuat ke publik. Namun kali ini bukan karena prestasi akademiknya atau kontribusinya di bidang pendidikan, melainkan lantaran menjadi sasaran empuk serangan fitnah yang keji.

Roy Suryo, Rismon Sianipar, Beathor Suryadi, dan Sri Rajasa Chandra—empat tokoh yang belakangan ini ramai mengangkat narasi bahwa Prof Paiman adalah otak di balik dugaan pemalsuan ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Pasar Pramuka. Tanpa data sahih dan argumentasi akademis yang kuat, tuduhan itu diluncurkan seperti anak panah beracun. Yang menjadi miris, bukan hanya kehormatan pribadi Prof Paiman yang coba diluluhlantakkan, tetapi juga nalar publik sedang diajak untuk percaya pada rumor yang belum terverifikasi.

Saya pribadi tidak mengenal Prof. Paiman secara langsung. Namun setelah membaca buku biografinya yang berjudul “Tukang Sapi Jadi Profesor”, saya menangkap potret seorang manusia tangguh yang berangkat dari titik nol. Lahir di Klaten, berasal dari keluarga sederhana, Prof. Paiman kecil sudah terbiasa menggembala sapi dan membantu orang tuanya bertani. Tak banyak orang bisa bangkit dari keterbatasan seperti itu. Apalagi hingga meraih gelar profesor.

Istilah “Korea” pernah dilontarkan oleh politisi Bambang Pacul, merujuk pada kelompok masyarakat kelas bawah. Menariknya, Prof. Paiman tak menolak label itu. Ia justru merangkulnya sebagai bagian dari identitas sosial yang membesarkannya. Dari “Korea”, ia menempa daya juang, membangun jejaring, dan memperkuat integritas.

Kalangan seperti inilah yang kerap jadi korban ketidakadilan narasi publik. Ketika mereka naik kelas, selalu ada kekuatan tak terlihat yang berusaha menarik mereka kembali ke bawah—entah melalui fitnah, tudingan, atau delegitimasi karakter.

Tuduhan terhadap Prof. Paiman mencerminkan hal ini. Tidak ada landasan hukum yang sahih. Bahkan belakangan muncul informasi bahwa Beathor Suryadi—salah satu penuduh—pernah meminta uang Rp20 juta kepada Prof. Paiman. Saat hanya diberi Rp15 juta, Beathor langsung mengeluarkan fitnah murahan. Motif ekonomi mulai terlihat dan kejujuran pun mulai menguap.

Fitnah Tidak Pernah Mengalahkan Kebenaran

Fitnah adalah senjata tua dalam politik dan kekuasaan. Namun sejarah membuktikan bahwa orang-orang yang difitnah, tetapi tetap memegang prinsip, justru akan terangkat derajatnya oleh waktu dan kebenaran. Lihatlah tokoh-tokoh besar dari masa lalu. Soekarno, Hatta, Gus Dur, bahkan Jokowi sendiri, tak luput dari kampanye hitam. Tapi sejarah tak menuliskan mereka sebagai penjahat, melainkan sebagai negarawan.

Prof. Paiman tengah berada di fase ini. Serangan terhadap dirinya bukan soal ijazah semata. Ini adalah ujian hidup, ujian karakter, ujian komitmen pada integritas pribadi dan akademik.

Sejumlah kalangan mulai membuka mata. Di media sosial, banyak netizen yang mulai kritis dan menolak begitu saja narasi yang ditebarkan Roy Suryo dkk. Mereka mempertanyakan: mengapa baru sekarang isu ini diangkat? Mengapa menyeret nama Prof. Paiman, yang tidak memiliki posisi strategis dalam birokrasi pendidikan negara?

Di sinilah titik baliknya. Dari serangan fitnah, akan muncul empati publik. Dari tekanan, akan lahir simpati. Dan dari kezaliman narasi, akan lahir kekuatan moral.

Prof. Paiman adalah simbol bahwa anak desa bisa jadi akademisi. Bahwa tukang sapi bisa jadi guru besar. Bahwa seseorang yang lahir dari “Korea” justru bisa menjadi panutan etika. Dan justru karena itu, serangan kepada Paiman sejatinya adalah serangan terhadap mimpi masyarakat kecil yang ingin naik kelas melalui pendidikan.

Mereka yang memfitnah ingin menjatuhkan Prof. Paiman, tetapi publik akan mencatatnya sebagai sebaliknya. Prof. Paiman justru naik derajatnya—bukan karena balasan dendam, tapi karena keteguhan hatinya dalam menghadapi badai.

Mereka yang menjual kebohongan, mungkin bisa bersenang untuk sementara. Tapi sejarah akan melawan mereka. Seperti pepatah lama yang tak lekang oleh waktu: “Kebenaran akan selalu menemukan jalannya.”

Prof. Paiman Raharjo, tetaplah berdiri. Karena sejarah bangsa ini butuh lebih banyak figur seperti Anda—yang bukan hanya pandai di kelas, tapi juga kuat di medan cobaan. Jika derajat seseorang diangkat oleh fitnah yang dia lawan dengan kesabaran dan bukti, maka itulah bentuk kemuliaan sejati.

ShareSend

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search

No Result
View All Result

Recent News

Diduga Dikelola Sinaga & Sihombing, AWI Rohil Desak Kapolda Tutup Penampungan CPO Ilegal

Diduga Dikelola Sinaga & Sihombing, AWI Rohil Desak Kapolda Tutup Penampungan CPO Ilegal

Oktober 22, 2026
Tim JaksaAgung Muda Pidana Militer Audiensi dengan Pangdam I/BB di Medan

Tim JaksaAgung Muda Pidana Militer Audiensi dengan Pangdam I/BB di Medan

Oktober 22, 2026
Bank Banten dan BAZNAS Provinsi Banten Perkuat Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Bank Banten dan BAZNAS Provinsi Banten Perkuat Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Oktober 21, 2026
KPN News

© 2026 Kompas Penjuru Nusantara - Website by D-IT Development

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI/Polri
  • Umum
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Agama
  • Ekonomi

© 2026 Kompas Penjuru Nusantara - Website by D-IT Development