• Latest
  • Trending

Genap Sebulan Berlalu, Duka Ibu Leni: Balita Meninggal Usai Diduga Salah Penanganan di RS Ananda Babelan

Januari 21, 2026
Disdukcapil Kabupaten Serang Bantah Dugaan Pungli di Capil Anyar, Namun Kesaksian Warga di Media Sosial Justru Menguatkan Sorotan

Disdukcapil Kabupaten Serang Bantah Dugaan Pungli di Capil Anyar, Namun Kesaksian Warga di Media Sosial Justru Menguatkan Sorotan

Agustus 30, 2026
Dipaksa Undur Diri Tanpa SP, Karyawan Loyal 9 Tahun di SPBU Pangkalpinang Bongkar Dugaan ‘Kambing Hitam’ dan Rekayasa PHK

Dipaksa Undur Diri Tanpa SP, Karyawan Loyal 9 Tahun di SPBU Pangkalpinang Bongkar Dugaan ‘Kambing Hitam’ dan Rekayasa PHK

Agustus 30, 2026
Lebih dari 100 Pelajar Ikuti Program Super Camp, Gagasan Gubernur Andra Soni Siapkan Generasi Berdaya Saing Tinggi dan Berwawasan Global

Lebih dari 100 Pelajar Ikuti Program Super Camp, Gagasan Gubernur Andra Soni Siapkan Generasi Berdaya Saing Tinggi dan Berwawasan Global

Agustus 30, 2026
Perekrutan Karyawan PT PMN di Kelurahan Cijoro Lebak Diharapkan Kurangi Pengangguran

Perekrutan Karyawan PT PMN di Kelurahan Cijoro Lebak Diharapkan Kurangi Pengangguran

Agustus 30, 2026
King Naga Gelar Sunatan Massal Gratis, Tegaskan Komitmen Pelayanan Berkelanjutan bagi Warga Lebak

King Naga Gelar Sunatan Massal Gratis, Tegaskan Komitmen Pelayanan Berkelanjutan bagi Warga Lebak

Agustus 18, 2026
Semarak HUT ke-81 RI, SKh Kekerabatan Maja Gelar Karnaval dan Beragam Perlombaan

Semarak HUT ke-81 RI, SKh Kekerabatan Maja Gelar Karnaval dan Beragam Perlombaan

Agustus 18, 2026
Meriahkan HUT RI ke-81, Hotel Grand Keisha Rangkasbitung Gelar “Little Keisha Program” Sambil Perkenalkan Fasilitas Lengkap

Meriahkan HUT RI ke-81, Hotel Grand Keisha Rangkasbitung Gelar “Little Keisha Program” Sambil Perkenalkan Fasilitas Lengkap

Agustus 17, 2026
Saat Tawa dan Air Mata Haru Menyatu: Malam Puncak Kemerdekaan RT 005 Kota Baru yang Menggetarkan Hati” (Fokus pada kehangatan suasana)

Saat Tawa dan Air Mata Haru Menyatu: Malam Puncak Kemerdekaan RT 005 Kota Baru yang Menggetarkan Hati” (Fokus pada kehangatan suasana)

Agustus 16, 2026
Semarak HUT RI ke-81, SPPG Rangkasbitung Timur Gelar Berbagai Perlombaan

Semarak HUT RI ke-81, SPPG Rangkasbitung Timur Gelar Berbagai Perlombaan

Agustus 15, 2026
Diduga Armada Jaringan Mafia Solar Diamankan di Polres Subang : GMPRI Jabar Minta APH Usut Tuntas

Diduga Armada Jaringan Mafia Solar Diamankan di Polres Subang : GMPRI Jabar Minta APH Usut Tuntas

Agustus 14, 2026
Perkuat Silaturahmi, DKM Al-Barokah Sambangi Keluarga Almarhum H. Moh. Nalendra Martakusumah

Perkuat Silaturahmi, DKM Al-Barokah Sambangi Keluarga Almarhum H. Moh. Nalendra Martakusumah

Agustus 14, 2026
Dalam Rangkaian HUT RI ke-81, Karang Taruna Kancil Mas Bojong Leles Raih Juara Pertama Sepak Bola U-40

Dalam Rangkaian HUT RI ke-81, Karang Taruna Kancil Mas Bojong Leles Raih Juara Pertama Sepak Bola U-40

Agustus 11, 2026
Retail
Selasa, September 8, 2026
Subscription
Advertise
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI/Polri
  • Umum
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Agama
  • Ekonomi
No Result
View All Result
KPN News
No Result
View All Result

Genap Sebulan Berlalu, Duka Ibu Leni: Balita Meninggal Usai Diduga Salah Penanganan di RS Ananda Babelan

by admin
Januari 21, 2026
in Nasional
0

Kompas Penjuru Nusantara Kabupaten Bekasi — Genap satu bulan berlalu, duka mendalam masih menyelimuti Ibu Leni (36), warga Babelan, Kabupaten Bekasi. Buah hatinya, RAS (1 tahun 7 bulan), meninggal dunia usai menjalani perawatan dan tindakan operasi di RS Ananda Babelan pada Desember 2025 lalu. Keluarga menduga adanya kelalaian medis dalam proses penanganan sang anak.

 

YOU MAY ALSO LIKE

Lebih dari 100 Pelajar Ikuti Program Super Camp, Gagasan Gubernur Andra Soni Siapkan Generasi Berdaya Saing Tinggi dan Berwawasan Global

Meriahkan HUT RI ke-81, Hotel Grand Keisha Rangkasbitung Gelar “Little Keisha Program” Sambil Perkenalkan Fasilitas Lengkap

 

Kepada awak media, Ibu Leni menuturkan kronologi bermula pada Minggu, 7 Desember 2025, sekitar pukul 05.00 WIB, saat RAS mengalami muntah-muntah sejak subuh. Khawatir dengan kondisi anaknya, orang tua membawa RAS ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Ananda Babelan.

 

 

“Di IGD dokter bilang anak saya tidak demam, hanya muntah-muntah. Bahkan sempat disarankan boleh pulang dan diberi obat,” ujar Leni.

 

 

Namun karena merasa cemas, orang tua meminta agar RAS dirawat inap dan ditempatkan di ruang VIP 10. Selama perawatan, anak tersebut dipasang infus dan diberikan beberapa suntikan obat melalui infusan.

 

 

Leni mengaku sempat mempertanyakan jenis obat yang diberikan perawat.

 

 

“Saya tanya, ini obat apa? Dijawab obat anti mual, anti muntah, lambung, dan parasetamol. Saya bilang anak saya tidak demam. Kok suntikannya banyak sekali, padahal umur anak saya baru satu tahun lebih,” tuturnya.

 

 

Tak lama berselang, perawat kembali meminta izin untuk menyuntikkan antibiotik. Leni langsung menyampaikan bahwa anaknya memiliki alergi terhadap antibiotik. Namun setelah suntikan pertama diberikan, tak lama kemudian keluar darah dari anus anaknya.

 

 

“Saya panik. Tapi perawat bilang itu mungkin bakteri yang keluar,” katanya.

 

 

Beberapa jam kemudian, antibiotik kembali disuntikkan untuk kedua kalinya. Reaksi serupa kembali terjadi, darah keluar tanpa disertai feses. Merasa kondisi anaknya semakin memburuk, Leni meminta agar pemberian antibiotik dihentikan.

 

 

Keesokan paginya, Leni bertemu dokter jaga dan kembali menegaskan agar antibiotik tidak diberikan karena alergi. Setelah itu, RAS disebut sempat menunjukkan kondisi membaik. Hasil USG pertama juga dinyatakan normal, sehingga orang tua merasa lega melihat anaknya kembali aktif dan ceria.

 

 

Namun situasi berubah pada Selasa. Dokter anak memanggil orang tua dan menyatakan RAS harus kembali diberi antibiotik karena diduga mengalami infeksi bakteri. Orang tua menolak dan meminta pemeriksaan ulang karena kondisi anak sudah membaik sejak antibiotik dihentikan.

 

 

“Saya sudah bilang anak saya alergi obat, dan keadaannya membaik. Tapi permintaan kami seperti tidak didengar,” ungkap Leni.

 

 

Menurut pengakuan orang tua, saat Leni bergantian menjaga dengan suaminya, anak kembali disuntik antibiotik tanpa sepengetahuan keluarga. Setelah itu, kondisi RAS mendadak drop, mengeluarkan banyak darah, dan perutnya membesar.

 

 

USG kedua pun dilakukan dengan hasil menyebutkan kondisi usus sudah rusak dan harus segera dioperasi. Operasi dilakukan dan selesai sekitar pukul 02.00 WIB. RAS kemudian dirawat di ruang ICU. Namun pada 10 Desember 2025, sekitar pukul 06.00 WIB, RAS dinyatakan meninggal dunia.

 

 

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga mengaku sangat terpukul dan kecewa terhadap pelayanan rumah sakit. Bersama kuasa hukum, orang tua korban mendatangi pihak RS Ananda Babelan untuk meminta pertanggungjawaban.

 

 

“Pihak rumah sakit hanya menyampaikan permintaan maaf dan menawarkan fasilitas pengobatan gratis jika ada keluarga yang sakit. Itu saja,” terang Leni saat diwawancarai media, Minggu (18/01/2026).

 

 

Media juga telah mendatangi RS Ananda Babelan untuk melakukan konfirmasi. Namun pihak keamanan rumah sakit menyampaikan agar konfirmasi dilakukan kembali pada hari Senin.

 

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen RS Ananda Babelan.

 

 

Keluarga berharap pemerintah, khususnya instansi terkait di bidang kesehatan, dapat melakukan evaluasi dan pengawasan serius agar peristiwa serupa tidak terulang kembali. ( Redaksi )

ShareSend

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search

No Result
View All Result

Recent News

Disdukcapil Kabupaten Serang Bantah Dugaan Pungli di Capil Anyar, Namun Kesaksian Warga di Media Sosial Justru Menguatkan Sorotan

Disdukcapil Kabupaten Serang Bantah Dugaan Pungli di Capil Anyar, Namun Kesaksian Warga di Media Sosial Justru Menguatkan Sorotan

Agustus 30, 2026
Dipaksa Undur Diri Tanpa SP, Karyawan Loyal 9 Tahun di SPBU Pangkalpinang Bongkar Dugaan ‘Kambing Hitam’ dan Rekayasa PHK

Dipaksa Undur Diri Tanpa SP, Karyawan Loyal 9 Tahun di SPBU Pangkalpinang Bongkar Dugaan ‘Kambing Hitam’ dan Rekayasa PHK

Agustus 30, 2026
Lebih dari 100 Pelajar Ikuti Program Super Camp, Gagasan Gubernur Andra Soni Siapkan Generasi Berdaya Saing Tinggi dan Berwawasan Global

Lebih dari 100 Pelajar Ikuti Program Super Camp, Gagasan Gubernur Andra Soni Siapkan Generasi Berdaya Saing Tinggi dan Berwawasan Global

Agustus 30, 2026
KPN News

© 2026 Kompas Penjuru Nusantara - Website by D-IT Development

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI/Polri
  • Umum
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Agama
  • Ekonomi

© 2026 Kompas Penjuru Nusantara - Website by D-IT Development