• Latest
  • Trending

Hak Gizi Siswa Dipersoalkan, Menu MBG Diduga Tak Senilai Pagu Anggaran

Januari 17, 2026
Disdukcapil Kabupaten Serang Bantah Dugaan Pungli di Capil Anyar, Namun Kesaksian Warga di Media Sosial Justru Menguatkan Sorotan

Disdukcapil Kabupaten Serang Bantah Dugaan Pungli di Capil Anyar, Namun Kesaksian Warga di Media Sosial Justru Menguatkan Sorotan

Agustus 30, 2026
Dipaksa Undur Diri Tanpa SP, Karyawan Loyal 9 Tahun di SPBU Pangkalpinang Bongkar Dugaan ‘Kambing Hitam’ dan Rekayasa PHK

Dipaksa Undur Diri Tanpa SP, Karyawan Loyal 9 Tahun di SPBU Pangkalpinang Bongkar Dugaan ‘Kambing Hitam’ dan Rekayasa PHK

Agustus 30, 2026
Lebih dari 100 Pelajar Ikuti Program Super Camp, Gagasan Gubernur Andra Soni Siapkan Generasi Berdaya Saing Tinggi dan Berwawasan Global

Lebih dari 100 Pelajar Ikuti Program Super Camp, Gagasan Gubernur Andra Soni Siapkan Generasi Berdaya Saing Tinggi dan Berwawasan Global

Agustus 30, 2026
Perekrutan Karyawan PT PMN di Kelurahan Cijoro Lebak Diharapkan Kurangi Pengangguran

Perekrutan Karyawan PT PMN di Kelurahan Cijoro Lebak Diharapkan Kurangi Pengangguran

Agustus 30, 2026
King Naga Gelar Sunatan Massal Gratis, Tegaskan Komitmen Pelayanan Berkelanjutan bagi Warga Lebak

King Naga Gelar Sunatan Massal Gratis, Tegaskan Komitmen Pelayanan Berkelanjutan bagi Warga Lebak

Agustus 18, 2026
Semarak HUT ke-81 RI, SKh Kekerabatan Maja Gelar Karnaval dan Beragam Perlombaan

Semarak HUT ke-81 RI, SKh Kekerabatan Maja Gelar Karnaval dan Beragam Perlombaan

Agustus 18, 2026
Meriahkan HUT RI ke-81, Hotel Grand Keisha Rangkasbitung Gelar “Little Keisha Program” Sambil Perkenalkan Fasilitas Lengkap

Meriahkan HUT RI ke-81, Hotel Grand Keisha Rangkasbitung Gelar “Little Keisha Program” Sambil Perkenalkan Fasilitas Lengkap

Agustus 17, 2026
Saat Tawa dan Air Mata Haru Menyatu: Malam Puncak Kemerdekaan RT 005 Kota Baru yang Menggetarkan Hati” (Fokus pada kehangatan suasana)

Saat Tawa dan Air Mata Haru Menyatu: Malam Puncak Kemerdekaan RT 005 Kota Baru yang Menggetarkan Hati” (Fokus pada kehangatan suasana)

Agustus 16, 2026
Semarak HUT RI ke-81, SPPG Rangkasbitung Timur Gelar Berbagai Perlombaan

Semarak HUT RI ke-81, SPPG Rangkasbitung Timur Gelar Berbagai Perlombaan

Agustus 15, 2026
Diduga Armada Jaringan Mafia Solar Diamankan di Polres Subang : GMPRI Jabar Minta APH Usut Tuntas

Diduga Armada Jaringan Mafia Solar Diamankan di Polres Subang : GMPRI Jabar Minta APH Usut Tuntas

Agustus 14, 2026
Perkuat Silaturahmi, DKM Al-Barokah Sambangi Keluarga Almarhum H. Moh. Nalendra Martakusumah

Perkuat Silaturahmi, DKM Al-Barokah Sambangi Keluarga Almarhum H. Moh. Nalendra Martakusumah

Agustus 14, 2026
Dalam Rangkaian HUT RI ke-81, Karang Taruna Kancil Mas Bojong Leles Raih Juara Pertama Sepak Bola U-40

Dalam Rangkaian HUT RI ke-81, Karang Taruna Kancil Mas Bojong Leles Raih Juara Pertama Sepak Bola U-40

Agustus 11, 2026
Retail
Selasa, September 8, 2026
Subscription
Advertise
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI/Polri
  • Umum
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Agama
  • Ekonomi
No Result
View All Result
KPN News
No Result
View All Result

Hak Gizi Siswa Dipersoalkan, Menu MBG Diduga Tak Senilai Pagu Anggaran

by admin
Januari 17, 2026
in Nasional
0

Kompas Penjuru Nusantara Pandeglang – Sejumlah orang tua siswa mengeluhkan kualitas dan porsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima anak-anak mereka. Menu yang disajikan diduga tidak sebanding dengan besaran pagu anggaran yang diterima Dapur MBG Fastabikul Qhirat, yang berlokasi di Kampung Karet, Desa Angsana, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang.

 

YOU MAY ALSO LIKE

Lebih dari 100 Pelajar Ikuti Program Super Camp, Gagasan Gubernur Andra Soni Siapkan Generasi Berdaya Saing Tinggi dan Berwawasan Global

Meriahkan HUT RI ke-81, Hotel Grand Keisha Rangkasbitung Gelar “Little Keisha Program” Sambil Perkenalkan Fasilitas Lengkap

Salah seorang orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap menu MBG yang diterima anaknya pada Senin, 12 Januari 2026. Ia merinci, menu yang diterima saat itu hanya terdiri dari nasi satu porsi, tempe dua irisan, kornet dua irisan, timun dua irisan, dan satu lembar selada.

 

“Kalau dilihat dari menunya, kami merasa ini jauh dari layak jika dibandingkan dengan anggaran yang seharusnya diterima dapur MBG,” ujarnya.

 

Keluhan serupa kembali muncul pada Kamis dan Jumat. Pada hari Kamis, siswa hanya menerima basahan jagung, nugget goreng dua irisan, tahu satu potong, jeruk dua buah, susu kotak merek Tango satu, roti satu, dan telur satu butir. Sementara untuk Jumat, menu tersebut disebut sebagai jatah dua hari sekaligus lantaran kegiatan belajar mengajar diliburkan.

 

“Kami menduga menu makanan yang diterima anak-anak kami tidak sesuai dengan besaran pagu anggaran. Kalau memang tidak sanggup, lebih baik anggarannya ditunaikan saja,” tegasnya.

 

Menanggapi keluhan tersebut, Suparta yang mengaku sebagai Pengelola Dapur MBG Fastabikul Qhirat mengakui adanya sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan program, khususnya pada aspek teknis produksi menu.

 

Menurutnya, sebagian besar karyawan dapur masih belum berpengalaman sehingga wajar terjadi kesalahan pada pekan pertama pelaksanaan. “Karyawan kami memang baru dan belum berpengalaman. Insya Allah minggu depan sudah bisa lebih baik. Kalau sudah lewat satu minggu masih kebablasan, itu baru kesalahan besar,” ujarnya.

 

Suparta juga menyampaikan bahwa pihaknya sebenarnya telah melibatkan ahli gizi dalam penyusunan menu. Namun ia menegaskan bahwa persoalan yang terjadi lebih disebabkan kendala teknis di lapangan, bukan pada perencanaan.

 

“Menu diproduksi berdasarkan perhitungan, ada ahli gizi juga. Tapi memang dalam praktiknya banyak yang gagal karena teknis dan SDM yang baru. Kami akui ada kesalahan-kesalahan,” katanya.

 

Ia memastikan seluruh kritik dan masukan dari masyarakat akan dijadikan catatan penting untuk perbaikan. “Kami tekankan semaksimal mungkin untuk memperbaiki menu mulai hari Senin ke depan. Menu akan kami jamin lebih berkualitas sesuai harapan anak-anak,” tambahnya.

 

Meski demikian, Suparta mengakui adanya ketidakseimbangan porsi yang diterima siswa. “Kadang porsinya besar, kadang kecil, kadang lebih, kadang kurang. Itu memang harus kami atur dan kami perbaiki. Kesalahan teknis ini kami akui dan berjanji akan diperbaiki ke depannya,” pungkasnya.“(Tim/red)

ShareSend

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search

No Result
View All Result

Recent News

Disdukcapil Kabupaten Serang Bantah Dugaan Pungli di Capil Anyar, Namun Kesaksian Warga di Media Sosial Justru Menguatkan Sorotan

Disdukcapil Kabupaten Serang Bantah Dugaan Pungli di Capil Anyar, Namun Kesaksian Warga di Media Sosial Justru Menguatkan Sorotan

Agustus 30, 2026
Dipaksa Undur Diri Tanpa SP, Karyawan Loyal 9 Tahun di SPBU Pangkalpinang Bongkar Dugaan ‘Kambing Hitam’ dan Rekayasa PHK

Dipaksa Undur Diri Tanpa SP, Karyawan Loyal 9 Tahun di SPBU Pangkalpinang Bongkar Dugaan ‘Kambing Hitam’ dan Rekayasa PHK

Agustus 30, 2026
Lebih dari 100 Pelajar Ikuti Program Super Camp, Gagasan Gubernur Andra Soni Siapkan Generasi Berdaya Saing Tinggi dan Berwawasan Global

Lebih dari 100 Pelajar Ikuti Program Super Camp, Gagasan Gubernur Andra Soni Siapkan Generasi Berdaya Saing Tinggi dan Berwawasan Global

Agustus 30, 2026
KPN News

© 2026 Kompas Penjuru Nusantara - Website by D-IT Development

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • Nasional
  • Daerah
  • TNI/Polri
  • Umum
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Agama
  • Ekonomi

© 2026 Kompas Penjuru Nusantara - Website by D-IT Development